POLIMERKARET DAN NILON. MAKALAH POLIMER KARET DAN NILON Oleh : Nama : Tiroi Debora Nababan Nim : 140801056 DEPARTEMEN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2017 f BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Polimer merupakan ilmu pengetahuan yang berkembang secara aplikatif. - Dalam kehidupan, banyak sekali benda-benda yang dapat ditemukan, digunakan dan diperlukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti pakaian misalnya. Namun apakah Anda tahu bahan penyusun pakaian serta sifat-sifatnya? Berikut ini adalah penjelasan sifat benda penyusun pakaian, seperti serat, benang dan kain. 1. SeratSerat merupakan bahan baku pembuat benang dan kain, demikian seperti dikutip Sumber Belajar karena itu sifat-sifat serat akan berpengaruh terhadap cara pengolahan benang atau kain baik pengolahan secara mekanik maupun pengolahan secara kimia. Selain cara pengolahan, sifat serat juga akan mempengaruhi sifat benang atau kain yang dihasilkan. Berikut ini adalah contoh serat yang juga mempengaruhi sifat benang dan kain yang dihasilkan. a. Serat SuteraSerat sutera memiliki struktur seperti prisma segitiga yang dapat membiaskan cahaya masuk dari sudut yang berbeda. Struktur seperti ini menyebabkan kain sutra yang dihasilkan tampak mengkilap. Selain mengkilap sutera juga memiliki ciri lembut, tidak mudah kusut, sangat halus, kekuatannya tinggi, namun kurang tahan terhadap sinar matahari. b. Serat WolSerat wol mempunyai ciri-ciri tidak berkilau, agak kuat, keriting, kekenyalan tinggi, elastisitas tinggi, dan merupakan penahan panas yang baik, tahan terhadap jamur dan bakteri. c. Serat KatunSerat katun memiliki karakteristik bahan terasa dingin dan sedikit kaku, mudah kusut, mudah menyerap keringat, rentan terhadap jamur, dan mudah terbakar. d. Serat AsbesSerat asbes mempunyai kekuatan tarik yang tinggi, daya molornya sangat rendah, hanya sedikit menyerap air, sangat tahan panas dan api, serta tahan cuaca. e. Serat NilonSerat nilon mempunyai ciri sangat kuat, ringan, berkilau, elastisitas sangat kuat, tidak mudah kusut, tahan terhadap serangan jamur dan bakteri. f. Serat PolyesterSerat polyester mempunyai ciri-ciri sangat kuat, ringan dan berkilau, elastisitas kuat, tahan terhadap sinar matahari, tahan terhadap jamur, bakteri, dan serangga 2. BenangBenang adalah gabungan dari berbagai serat. Contohnya benang yang digunakan untuk menjahit, benang kasur, benang wol, dan benang nilon. Sifat benang di antaranya adalah lentur dan tidak mudah putus. Benang juga merupakan tali halus yang dipintal dari kapas atau bahan sintetis buatan. Benang jahit biasanya dibuat dari bahan kapas dan benang nilon dibuat dari bahan sintetis. Sifat benang tergantung dari bahan penyusunnya. Benang yang dibuat dari kapas umumnya lebih kuat daripada benang nilon. Oleh karena itu, benang dari kapas digunakan sebagai benang jahit. Fungsi benang jahit untuk menyambung potongan-potongan kain menjadi pakaian. Jahitan pakaian akan kuat dan tahan lama jika menggunakan benang jahit yang kuat pula. Tali yang tersusun dari serat memiliki sifat lentur dan kuat. Karena sifatnya itu, tali mudah dililitkan dan dibuat menjadi simpul. Selain bersifat lentur tali juga sangat kuat sehingga dapat digunakan untuk menarik benda, seperti pada saat mobil atau truk mogok. Karpet, korden, sajadah, baju, sulaman, dan celana merupakan benda-benda yang disusun oleh kumpulankumpulan tali, yaitu benang. Baju dan celana yang kita pakai juga berasal dari kain yang tersusun dari kumpulan benang. 3. KainKain terbuat dari benang. Sementara benang berasal dari serat-serat yang dipintal. Cara pembuatan kain dari benang dapat dibagi dalam dua golongan, yaitu ditenun dengan menjalin dua macam benang secara tegak lurus, dan merajut dengan saling mengaitkan sosok benang. Alat atau mesin-mesin yang dipergunakan masing-masing disebut mesin tenun dan mesin rajut. Serat benang dari bahan kapas banyak digunakan untuk membuat kain sebagai bahan pakaian. Pakaian dari bahan kapas relatif nyaman dikenakan karena mudah menyerap keringat. Kain dari bahan kapas disebut kain katun. Serat kapuk memiliki sifat yang kuat, lentur, dan mudah menyerap air. Serat kapuk cenderung lebih kuat jika dibanding serat kapas. Akan tetapi, serat kapuk kurang halus sehingga jarang digunakan untuk membuat pakaian. Serat kapuk dimanfaatkan untuk membuat perabotan rumah tangga misalnya kaos kaki, kasur, dan sumbu kompor. 4. Hubungan Antara Serat, Benang dan KainSerat adalah kumpulan selulosa, karbohidrat jenis polisakarida, protein, atau polietilen berbentuk jaringan serupa benang atau pita panjang berasal dari tumbuhan, hewan atau sintetis. Serat digunakan untuk membuat kertas, tali, dan untaian benang. Sifat serat, yaitu tidak kaku dan mudah terbakar. Serat merupakan bagian dasar dari tali dan bentuknya berupa untaian yang tidak dapat dipisah lagi. Sementara, bahan-bahan yang menyusun tali adalah serat, misalnya pada senar, nilon, dan ijuk. Gabungan dari beberapa serat juga akan membentuk benang. Contohnya benang jahit dan benang kasur. Benang jahit dan benang kasur tersusun dari serat kapas. Kemudian, gabungan dari beberapa benang akan membentuk kain. Kain dapat digunakan sebagai bahan dasar membuat pakaian, seperti baju, celana, jaket, dan lain-lain. Infografik SC Serat. juga Mengenal Jenis & Sifat Bahan Benang, Kain, Kertas, Karet, Kaca Mengenal Jenis, Karakteristik, Metode, & Tujuan Penelitian Sosial Mengenal Jenis Obesitas Berdasarkan Gaya Hidup & Metabolisme Tubuh - Pendidikan Penulis Maria UlfaEditor Dhita Koesno Banadalah salah satu komponen kendaraan yang krusial karena bersentuhan langsung dengan jalan, benang nilon yang tahan terhadap tegangan dan berfungsi untuk menjaga tekanan ban yang menahan beban. • Konsumsi bahan bakar yang tinggi • Kurangnya kendali jalan • Suhu yang memanas • Crown mudah sobek . Sumber : http//www.michelin Karena nilon mempunyai ciri sangat kuat, ringan dan berkilau, elastisitas sangat kuat, tidak mudah kusut, tahan terhadap serangan jamur dan bakteri. Nilon tidak tahan panas, mudah terbakar, meleleh apabila terbakar, berbau khas, serta meninggalkan bentuk pinggiran keras yg berwarna coklat Andatentu tidak ingin kehilangan pusat beban sebelum memulai proses lifting atau pengangkatan karena berpotensi dapat menyebabkan kerusakan dan mendorong beban itu sendiri. Jika Anda mengangkat beban yang bentuknya tidak teratur, pertimbangkan untuk memilih jenis sling nilon karena material ini mempunyai kekuatan dan fleksibilitas tinggi. 3.
Bahannilon tidak tahan panas tinggi, pada suhu setrika 180°C nilon mulai lengket dan rusak pada suhu 230°C dan meleleh pada suhu 250°C. 23. Kain ini memiliki kelebihan diantaranya tahan terhadap panas karena terbuat dari serat kaca, tahan air, cuaca panas matahari dan serangga serta rayap. kain ini terbuat dari benang seperti rayon
Tahanterhadap jamur dan bakteri. Selain itu, bahan ini juga bisa menyusut saat didekatkan pada suhu panas yang berlebih, seperti dekat api atau suhu yang tinggi saat disetrika. Oleh karena itu, ada baiknya bahan polyester ini tidak disetrika dengan suhu yang sangat tinggi. 2. Bisa menimbulkan iritasi nilonarang dengan bobot benang nilon 6,0 g dan arang 0,75 g adalah yang paling baik karena larutan yang terbentuk homogen, kental, mudah dicetak, permukaan membran halus dan tidak terdapat rongga
Jikamenggunakan pewarna tahan-penuh untuk mewarnai nilon, suhu pencelupan awal harus suhu kamar, dalam kisaran suhu 65~85℃, secara ketat mengontrol laju pemanasan sekitar 1℃/menit, dan tambahkan zat perata, adopsi pemanasan bertahap metode; kemudian naikkan suhu menjadi 95 98℃, simpan selama 45~60 menit.
Tahanalkali atau lindi, tahan air garam, ngengat dan cendawan. Tidak tahan chloor karena bahan akan menjadi kuning. Tidak tahan panas dan mudah terbakar, pada temperatur 140oC lipatan lipatan akan menjadi licin, panas 180oC bahan akan melekat pada seterika, panas 225 oC bahan akan mencair.
Bahannilon tidak tahan panas tinggi, pada cuaca setrika 180 o C nilon mulai lengket beserta rusak pada cuaca 230oC dan meleleh pada suhu 250oC. Nylon bisa dicelup dengan zat warna asam dan kompleks logam, terhadap zat warna lain seperti basa,direk, belerang, tetapi ketahanan cuci beserta sinar buruk. .
  • 8ptl1yb7qc.pages.dev/45
  • 8ptl1yb7qc.pages.dev/339
  • 8ptl1yb7qc.pages.dev/441
  • 8ptl1yb7qc.pages.dev/186
  • 8ptl1yb7qc.pages.dev/100
  • 8ptl1yb7qc.pages.dev/377
  • 8ptl1yb7qc.pages.dev/26
  • 8ptl1yb7qc.pages.dev/324
  • benang nilon tidak tahan terhadap suhu tinggi karena