LHO atau kepanjangannya Laporan Hasil Observasi adalah sebuah teks laporan yang di dalamnya berisikan hasil pengamatan yang dilakukan selama observasi terkait suatu hal atau permasalahan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata observasi sendiri diartikan sebagai sebuah aktivitas peninjauan yang dilakukan dengan cermat.
Cara Membuat dan Contoh Teks Laporan Observasi. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan seseorang ketika berencana membuat teks laporan ini, simak selengkapnya berikut: Setiap observasi tidak bisa dilakukan tanpa tujuan dan tema yang jelas, cari dua aspek penting tersebut sebelum melanjutkan kegiatan observasi. Keterbatasan generalisasi. Hasil observasi mungkin tidak dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih luas, karena hanya didasarkan pada objek yang spesifik. Contoh Kata Pengantar Laporan Observasi. Dalam kesempatan kali ini, saya akan membagikan sebuah laporan observasi yang saya lakukan terhadap perilaku kelompok anak-anak di taman bermain. Dilansir dari Mengenal Jenis-jenis Teks (2019), teks laporan hasil observasi memiliki ciri-ciri: Tidak memasukkan aspek menyimpang, mengandung prasangka, atau keberpihakan. Sekilas, teks laporan hasil observasi mirip dengan teks deskripsi. Akan tetap jika dicermati, keduanya punya sifat dan tujuan yang berbeda. Deskripsi: Bagian ini berisi penjelasan tentang manfaat dari objek yang sedang diamati, disertai dengan hasil pengamatan. Penutup/Kesimpulan: Bagian ini berisi kesimpulan dari laporan yang telah Anda buat. Dalam menyusun teks laporan hasil observasi, ada beberapa kaidah kebahasaan yang perlu diketahui, antara lain: 1.Laporan ini disusun memenuhi tugas mata kuliah Dasar-Dasar Konstruksi Jalan dan Jembatan program studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Sebelas Maret. Disamping itu, penulisan laporan ini juga bertujuan untuk memberikan hasil observasi kepada pembaca. Laporan ini dapat diselesaikan semata karena kami menerima bantuan dan dukungan.Langkah-Langkah Menyusun Teks Laporan Hasil Observasi. 1. Tentukan tema kegiatan observasi. Sebelum melakukan sebuah kegiatan observasi, kamu wajib menentukan terlebih dahulu tnetang tema objek yang hendak kamu teliti. Misalnya, seputar tentang makanan, minuman, tumbuhan, hewan, ataupun proses terjadinya fenomena alam.